Wednesday, September 15, 2010

Obat Alami dariDapur

Apakah Anda
sering berkumur dengan air
garam untuk mengurangi sakit
tenggorokan? Atau minum
segelas susu panas untuk
membantu Anda tidur? Solusi
alami mungkin memiliki pengaruh
medis yang dapat mengobati
Anda dari beberapa penyakit
ringan.
Menurut Dr Rob Hicks, dokter
umum dan dokter rumah sakit
dalam bukunya Old Fashioned
Remedies From Arsenic To Gin
mengatakan, banyak dari
pengobatan rumah benar-benar
tampaknya memiliki efek positif.
"Jika ilmu pengetahuan belum
dapat membuktikan bahwa
pengobatan rumah dapat bekerja
dengan baik, namun jika tidak
akan membahayakan Anda,
pengobatan itu layak dicoba," kata
Dr Hicks.
Berikut tips Dr Hicks mengenai
pengobatan rumah yang biasa
dilakukan dan dianggap paling
efektif:
1. Napas bau
Tomat: Makanlah tomat dua
hingga tiga buah sehari untuk
mencegah bau mulut atau
halitosis. Napas beraoma tidak
sedap sebenarnya disebabkan
oleh senyawa belerang berbau
busuk yang dihasilkan oleh bakteri
yang berkembang dalam
lingkungan minim oksigen,
seperti bagian belakang lidah.
Sementara tomat mengandung
senyawa yang disebut ionones,
yang dianggap menetralkan
senyawa belerang tersebut.
Yoghurt: Makan secangkir kecil
yoghurt setiap hari sebab bakteri
aktif dalam yoghurt dapat
menghambat bakteri penyebab
bau.
Wortel: Makanlah wortel mentah
jika berpikir napas Anda bau.
Napas bau sering disebabkan oleh
partikel makanan yang
membusuk dan terjebak di antara
gigi. Bila Anda mengunyah wortel
maka akan merangsang produksi
air liur, yang membantu
menghilangkan partikel makanan.
Serat dari wortel juga bertindak
seperti sikat gigi pada gigi dan
gusi.
2. Memar
Cuka: Rendam bagian yang
memar di cuka dingin dan
diamkan dari 10 sampai 20 menit.
Memar sendiri terjadi ketika terjadi
benjolan pembuluh darah dan
kebocoran darah di bawah kulit
yang menyebabkan
pembengkakan, perubahan
warna dan rasa sakit. Fungsi cuka
ialah meningkatkan aliran darah
dekat permukaan kulit dan
membantu untuk menghilangkan
darah menggumpal di daerah
memar.
Bawang: Campur parutan
bawang dengan sedikit garam
dan letakan pada memar itu
selama 10 menit. Bawang kaya
quercetin, pigmen pada tanaman
yang anti-inflamasi sehingga
dapat mengurangi
pembengkakan di sekitar memar
Anda.
3. Bau badan
Lobak: Pertama jus lobak dengan
food processor, kemudian
tempatkan jus tersebut dalam
kain yang diikat menyerupai
buntalan. Setelah mandi, gosokan
buntalan berisi jus lobak tersebut
ke ketiak dan kaki dan biarkan
hingga kering. Lobak sendiri
mengandung anti-bakteri dan
anti-jamur.
Soda bikarbonat: Gunakan soda
bikarbonat untuk menetralkan dan
menghilangkan bau badan. Soda
bikarbonat menyerap keringat,
cairan, dan zat lainnya yang
berkaitan dengan bau badan. Bisa
juga digunakan pada kaki
berkeringat juga.
4. Sembelit
Lidah buaya: Jus dari tanaman ini
mengandung bahan kimia yang
disebut glikosida antrakinon, yang
dapat membantu mengurangi
sembelit dengan merangsang
usus.
Mentimun: Makan seperempat
mentimun sehari. Tanaman yang
kaya cairan dan serat ini memiliki
efek laksatif ringan yang
membantu mengatasi kerja usus
di perut yang lamban.
Liquorice: Kunyah dan telanlah
campuran teh liquorice ini dengan
air hangat dan minum. Minuman
ini juga dikenal sebagai obat
pencahar.
5. Batuk dan flu
Teh thyme: Berkumurlah dengan
teh thyme (dibuat dengan
menuangkan air mendidih , taruh
beberapa teh dan biarkan hingga
agak dingin). Panas yang berasal
dari teh thyme akan membantu
melepaskan zat aktif timol yang
merupakan antiseptik yang kuat.
6. Ketombe
Minyak kelapa: Pijat ke kulit kepala
dengan minyak kelapa dan
biarkan semalam, kemudian baru
bilas. Ulangi bila dirasa perlu.
Banyak kasus ketombe
disebabkan oleh infeksi jamur dan
minyak kelapa mengandung
asam aura dan kaprilat, yang
memiliki sifat anti-virus dan anti-
jamur.
7. Diare
Apel: Parut apel yang tidak
dikupas dan biarkan di piring
selama 15-20 menit sampai
berubah warna menjadi coklat,
kemudian makan. Pektin dalam
apel dapat mengurangi
peradangan. Buah ini juga
mengandung asam malat dan
tartrat yang dapat mengatur
keasaman perut. Membiarkan
buah hingga coklat membuat
senyawa yang dibutuhkan lebih
banyak tersedia.
Gula merah: Minumlah larutan 1-2
sendok teh gula merah yang
dicampur dengan air hangat
untuk meredakan diare. Molase
dalam gula merah tampaknya
memiliki sifat disinfektan yang
membantu membunuh
organisme menginfeksi sehinga
terjadi diare.
8. Eksim
Kunyit: Campur minyak kelapa
dengan bubuk kunyit dan
paparkan di daerah yang terkena
selama lima menit. Hal ini dapat
diulang dua sampai tiga kali
sehari. Kunyit sendiri
mengandung zat kimia yang
disebut curcumin, yang diyakini
memiliki sifat anti-inflamasi dan
antioksidan.
Teh: Rebus 4 kantong teh dalam
air mendidih selama 10 menit.
Biarkan dingin, kemudian peras
dan ambil cairannya dan
paparkan di daerah yang terkena
dengan menggunakan kain.
Tannin dalam teh berguna
sebagai zat untuk mengurangi
peradangan.
9. Nyeri sendi
Kemangi: Minumlah teh yang
dibuat dengan menuangkan air
mendidih pada segenggam daun
kemangi sebanyak dua kali sehari.
Minyak eugenol dari tanaman ini
akan muncul untuk memblokir
efek dari enzim siklooksigenase-
enzim yang memicu peradangan
dan nyeri.
Kina: Minumlah beberapa gelas
per hari. Kina diduga memiliki efek
anti-inflamasi dan penghilang rasa
sakit.
Kunyit: Rebuslah kunyit dengan
air mendidih, ketika cukup dingin
paparkan di daerah yang sakit
dengan ditutupi plastik dan
biarkan selama 20-30 menit, dua
kali sehari. Bahan aktif kunyit,
yaitu cucumin, memiliki efek anti-
inflamasi.
10.Sindrom pramenstruasi
(PMS)
Kubis: Kurangi nyeri perut bagian
bawah dengan menempatkan
daun kubis langsung dari lemari
es pada perut. Mereka akan
memiliki efek yang sama seperti
kompres dingin.
Bawang merah: Makan setengah
siung bawang setiap hari pada
hari-hari menjelang haid. Hormon
berfluktuasi selama waktu dan
kromium dalam bawang diyakini
memiliki efek menetralkan.
Gula merah dan jahe: Tambahkan
jahe segar dan gula merah
sampai air hangat dan minum
dua kali sehari. Jahe adalah obat
penghilang rasa sakit alami. Dan
nutrisi dalam gula coklat-
tranquillise juga mengurangi rasa
nyeri pada sistem saraf.
11. Stres
Cengkeh: Mandi dengan beberapa
tetes minyak cengkeh. Minyak,
yang mempunyai sifat
membunuh rasa sakit secara
alami akan meresap ke dalam
kulit, meningkatkan sirkulasi untuk
mengendurkan otot.
12.Sakit gigi
Lobak: Parut lobak kecil dan
paparkan pada gusi dekat gigi
yang sakit. Lobak mengandung
senyawa yang disebut allyl
isothiocyanate sintetis yang
digunakan sebagai anestesi
topikal.
13. Asam urat
Lavender: Kompres daerah yang
terkena asam urat dengan
rebusan lavender sampai
mendingin. Lavender berfungsi
mematikan rasa sakit dan anti-
inflamasi dan anti-rematik.
14. Sakit kepala
Pisang: Tumbuk pisang yang
sudah dikupas kulitnya lalu
letakkan di area sakit kepala
sampai 15 menit (ulangi sesering
diperlukan). Sakit kepala
disebabkan oleh perubahan dalam
pembuluh darah. Buah pisang
tinggi magnesium, yang dapat
membantu untuk rileks pembuluh
darah.
Bawang: Taruh potongan bawang
mentah di belakang leher sebagai
kompres dingin untuk
meringankan ketegangan leher
yang dapat menyebabkan sakit
kepala.
Penulis: M01-10 Editor: Lusia Kus
Anna Sumber : daily mail

No comments:

Post a Comment