Tuesday, October 12, 2010

8 Tanda Pria Punya MasaDepan Cerah

Apa yang Anda lihat
ketika memilih
pasangan? Pria yang
berasal dari keluarga
kaya dan terpandang?
Jika tujuan hubungan
Anda hanya saat ini,
mungkin itu cukup.
Namun, bila yang Anda
cari adalah hubungan
yang serius hingga ke
pernikahan, ada kriteria
lain yang sebaiknya Anda
lihat, yaitu potensi
kesuksesan dia.
1. Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya
apa tujuan hidupnya, ia
akan menjelaskan secara
rinci kepada Anda
rencana jangka pendek
dan menengahnya, apa
yang ingin ia lakukan
setahun mendatang, lima
tahun, dan seterusnya.
Bahkan, ia menyiapkan
rencana cadangan untuk
mengantisipasi
kegagalan. Tidak hanya
menjawab, "Kita lihat
saja nanti, jalani saja
hidup ini seperti air
mengalir."
2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada
orang lain dan
mengandalkan
kemampuan sendiri
dalam hal apa pun.
Misalnya, sejak awal
mula bekerja, ia
menanggung sendiri
biaya hidupnya tanpa
bantuan orangtuanya.
Pria seperti ini
menunjukkan bahwa ia
bertanggung jawab atas
hidupnya dan hidup
orang yang ia sayangi. Si
dia juga tak pernah
mengeluh mengenai
pekerjaannya. Karena ia
sadar, untuk mencapai
kesuksesan, tentu
dibutuhkan usaha dan
kerja keras.
3. Hobi menolong
Anda tentu pernah
mendengar ungkapan
semakin banyak
memberi, akan semakin
banyak menerima.
Percaya atau tidak,
ungkapan ini memang
ada benarnya. Jadi, bila
pasangan termasuk pria
yang ringan tangan
membantu orang lain,
Anda perlu berbangga
hati mendukungnya.
Sebab, ini akan menjadi
bekal atau tabungan
untuk menuju
kesuksesannya di masa
depan. Siapa tahu
seseorang yang ia bantu
saat ini berperan penting
dalam kariernya di
kemudian hari.
4. Bersahabat dan
berwawasan
Sikapnya yang
bersahabat ditambah
dengan wawasan luasnya
biasanya akan mudah
mengambil hati banyak
orang, termasuk saat
melobi orang-orang
penting yang berkaitan
dengan kariernya.
Pengetahuannya tentang
berbagai hal termasuk
berita-berita terkini
akan membuat orang
lain merasa nyaman
berdiskusi dengannya.
Semakin banyak orang
tertarik padanya,
semakin luas juga
networking-nya. Kalau
sudah begini, Anda tak
perlu khawatir dengan
kualitas diri yang dimiliki
si dia, kesuksesan pun
akan segera
menghampiri.
5. "Family man"
Pria yang bertanggung
jawab dan menyayangi
keluarganya biasanya
adalah pria yang juga
memerhatikan
perkembangan
kariernya. Ia akan selalu
termotivasi
meningkatkan karier
lebih baik lagi untuk
memenuhi kebutuhan
keluarganya. Selain itu,
pria tipe ini cenderung
setia pada pasangannya
sehingga ia bisa
menyeimbangkan waktu
dan pikirannya untuk
Anda dan pekerjaannya.
6. Memiliki investasi
Saat ini gaji si dia tak
bisa dibilang besar? Tak
perlu khawatir selama ia
bisa mengatur
pendapatannya dan tak
selalu kehabisan uang di
tengah bulan. Apalagi
bila ia termasuk orang
yang jeli melihat peluang
bisnis. Tak perlu terlalu
besar, berangkat dari
bisnis kecil-kecilan pun
bisa mengantarkannya
menjadi pengusaha
sukses. Dukung
sepenuhnya ketika dia
memiliki keinginan untuk
mencicil rumah atau
berinvestasi dalam
bentuk lain, seperti
saham atau reksa dana.
Karena ini menunjukkan
si dia sangat memikirkan
masa depan.
7. Realistis dan lurus
Meskipun si dia
bersemangat meraih
mimpinya, tetap amati
bagaimana usahanya
meraih impian, jangan
sampai si dia
menghalalkan berbagai
cara yang justru bisa
menghancurkan masa
depannya. Ingatkan
untuk tetap realistis
dengan kemampuan yang
dimilikinya. Bila si dia
ahli dalam bidang
teknologi informatika, ia
tak perlu memaksakan
diri untuk menjadi
seorang public relations
karena tertarik melihat
temannya yang sukses di
bidang tersebut. Masing-
masing orang kan
memiliki kelebihan yang
berbeda-beda.
8. Optimistis dan positif
Ia sangat tahu apa yang
menjadi kelebihan dan
kekurangannya sehingga
ia selalu percaya diri
saat berinteraksi dengan
orang lain ataupun
ketika diberikan
tanggung jawab baru. Ia
hampir tak pernah
berkata "tidak bisa"
atau "malas deh
melakukannya". Ia selalu
berpikir positif dan
optimistis bahwa setiap
tantangan yang datang
pasti ada solusinya.
Selain itu, ia juga
terbiasa fokus dalam
melakukan sesuatu
sehingga tak cepat
menyerah saat
mengalami kegagalan.

Sunday, October 3, 2010

Seks Saat Menstruasi

detikcom - Jakarta,
Selama ini masyarakat
masih dibuat bingung
apakah boleh
berhubungan intim saat
sang perempuan sedang
haid karena beberapa
kabar menyebutkan sah-
sah saja sedangkan yang
lain bilang berbahaya.
Lalu sebenarnya
berbahayakah jika
melakukan hubungan
seks saat menstruasi?
"Secara agama hal
tersebut memang
dilarang dan menurut
medis juga bisa memicu
berbagai hal yang dapat
membahayakan
perempuan," ujar Dr
Gunawan Dwi Prayitno,
SpOG (K) dari RSPAD
Gatot Subroto saat
dihubungi detikHealth,
Selasa (2/3/2010).
Dr Gunawan
menuturkan ada tiga hal
yang harus diwaspadai
jika melakukan
hubungan seks saat si
perempuan sedang
menstruasi, yaitu:
1. Endometriosis.
Saat melakukan
hubungan suami istri,
sang perempuan akan
mengalami orgasme dan
pada saat itu rahim
akan berkontraksi yang
menyebabkan darah
kotor dari menstruasi
bisa masuk ke dalam
perut melalui saluran
telur. Hal ini bisa
menyebabkan timbulnya
endometriosis pada
tubuh perempuan.
2. Infeksi.
Hubungan suami istri
biasanya akan
menimbulkan luka dan
endometriumnya
mengalami peluruhan,
darah menstruasi atau
sperma yang tidak steril
bisa masuk ke dalam
tubuh dan menimbulkan
infeksi.
3. Bisa menyebabkan
luka trauma di mulut
rahim yang diakibatkan
adanya infeksi.
"Darah adalah sumber
makanan bagi kuman,
banyak zat-zat makanan
yang terkandung di
dalam darah. Karena itu
jika darah masuk ke
dalam perut bisa
menjadi medium yang
sangat baik untuk
perkembangbiakan
bakteri yang ada di
tubuh," ujar dokter yang
juga berpraktik di
Siloam Hospital Kebun
Jeruk.
Dr Gunawan
menyarankan sebaiknya
suami menunggu hingga
istrinya bersih dan
selesai menstruasi,
setelah itu lakukan
hubungan seksual
seperti biasa. Hubungan
seks 2-3 kali seminggu
juga baik untuk
meningkatkan angka
kehamilan bagi sang
istri dan merangsang
tubuh untuk
mnghasilkan sperma
dengan jumlah dan
kualitas yang lebih
banyak dan lebih bagus.
Selain itu usahakan
suami istri melakukan
hubungan seks atas
dasar sama-sama mau
dan tidak hanya
menuruti kemauan satu
orang saja. Karena jika
melakukan hubungan
seks saat menstruasi
bisa menimbulkan
bahaya bagi istri
maupun suaminya, serta
menimbulkan perasaan
tidak nyaman.